Film bagus menurut saya dulu dan sekarang

Soal genre favorit ternyata semakin banyak yang informasi yang saya peroleh membuat perubahan dalam pemilihan genre ini. Contoh saat kecil SD saya sangat suka menonton film animasi, saat SMP saya masih menyukai film action dan horror, saat SMA saya masih menyerap semua film Action, horror, thriller tapi kesukaan akan film animasi semakin berkurang.

Saat kuliah mendadak pikiran saya terbuka, otak saya semakin teracuni resensi film di majalah, web, forum inet. yang membuat pikiran saya terbuka. Film action dengan effect bejibun terasa sampah, horror terasa hambar. Dulu saya tidak pernah menyadari bahwa artis ini bagus aktingnya ini jelek, jalan cerita sampah semua tampak bagus, tapi tidak untuk sekarang. Saya mencoba bisa merasakan apa yang ingin disampaikan film tersebut, mencoba membaca peran dan akting pemain film, lebih menyukai jalan cerita yang tidak biasa.

Kalau film Green Hornet keluar saat saya sekolah mungkin akan tampak bagus bagi saya, tapi saat saya menonton  film itu sekarang yang ada hanyalah jalan cerita yang murahan. Dulu saya menganggap film Ghost Rider terasa hebat, tetapi sekarang saya mengerti mengapa Ghost Rider mendapat rating jelek saat menontonnya lagi, ternyata hanyalah film dengan efek yang bagus tetapi dengan jalan cerita kacangan sama halnya dengan Transformer, efek hebat dengan jalan cerita yang mudah ditebak, ya akhirnya kemenangan berpihak kepada kebenaran. Sekarang saya lebih memilih film yang menonjolkan jalan cerita dan akting filmnya daripada film berbudget besar dengan jalan cerita kacangan.

Kalau untuk komedi saya lebih suka film komedi dengan jalan cerita absurd, dan olok-olokan. Saya memilih komedi dengan melanggar semua koridor yang saya tulis pada paragraf sebelumnya, ya siapa sih yang butuh akting dan jalan cerita bagus di film komedi? menurut saya semakin absurd film tersebut malah semakin menarik bagi saya. My Fav comedy all the time : scary movies series, hotshot, naked gun series, airplane, pink panther, johny english dan lain-lain yang sejenis. Film itu lebih menarik bagi saya, tapi yang sampai sekarang masih mengganggu pikiran saya adalah mengapa Hangover bisa menjadi komedi terlaris bagi orang barat disana bahkan dibikin sekuelnya? saat menonton hangover saya tidak bisa tertawa, tersenyum pun tidak! yang ada hanya bingung, entah apa yang lucu di film itu. Yah mungkin memang benar dalam beberapa bagian level selera komedi saya tidak sama dengan orang di barat sana. apakah saya yang garing ataukah orang di barat sana? entahlah😀

Film bisa menginspirasi orang, memberi semangat orang, memberi ide, memberi ilmu, bisa mencela, menghasut orang, mengubah jalan pikirannya, mengubah pandangannya terhadap sesuatu karena film bukan sekedar hiburan semata, tetapi film juga bisa mengubah orang. Karena itu saya lebih memilih film yang menginspirasi daripada film yang hanya sekedar menghibur.🙂

nb:just my opinion, no offense :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: